YAJI(16/07/2017) Setelah sebelumnya Yayasan Amal Jariyah Indonesia (YAJI) melebarkan sayap ke barat Indonesia, kini mendekati hari kemerdekaan Indonesia, kabar gembira kembali tersiar ditelinga para pengurus YAJI dengan disetujuinya proyek pembangunan markaz di Manokwari, Papua Barat, oleh para donatur. Tanah seluas 1 Ha, siap dijadikan YAJI sebagai markaz sekaligus sekolah islam di bumi yang dahulunya dijuluki kota injil ini.
Dengan disetujuinya proyek pembangunan ini, diharapkan akan lebih banyak lagi mengundang para donatur baik dalam maupun luar negeri, untuk ikut menyukseskan agenda pembangunan masjid dan pesantren di Tanah Papua. Terlebih lagi di timur Indonesia ini yang masih sangat membutuhkan sarana dan prasarana dalam belajar dan mendakwahkan islam.
Dalam kunjungan ketua yayasan beberapa pekan yang lalu, selain meninjau langsung lokasi proyek yang direncanakan akan dibangun. Beliau juga menyempatkan bersilaturahim dengan Ketua MUI provinsi Papua Barat, Ahmad Nausrau.
Ahmad Nausrau sangat bergembira dan mengapresiasi kehadiran YAJI di Manokwari dan Papua Barat pada umumnya. Beliau mengungkapkan YAJI ini merupakan sebahagian kecil Yayasan yang mau berpartisipasi dalam mengembangkan amanah dakwah di Papua Barat. Selain itu, Beliau juga menyampaikan komitmennya yang siap bekerjasama dengan pihak YAJI dalam dakwah dan pengembangan ummat islam di tanah Papua.
“Pembangunan pusat dakwah dan pendidikan ini sangat vital bagi kebutuhan masyarakat muslim Manokwari akan ilmu syari’i. Semoga kedepan bisa berjalan dengan baik proses pembangunan dan pasca pembangunan”. Ungkap Arif Rahmat, selaku ketua Harian YAJI yang ditanyai seputar proyek Manokwari.(*az)