Khutbah Jumat
Peduli Maraknya 4S
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِلْأَعْمَالِ الْجَارِيَة, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ والبَرَكَاتُ عَلَى خَيْرِ البَرِيَّة، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالذُّرِّيَّة
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَ رْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ
Ma’asyiral muslimin jama’ah Jum’at yang dimuliakan Allah Ta’ala
Kita telah berada pada tanggal 24 syawal 1445H, berarti beberapa hari lagi bulan ini berakhir insyaallah, tersisa 5 atau 6 hari, bagi yang belum puasa syawal silakan laksanakan untuk mendapatkan pahala puasa setahun penuh.
Maraknya praktek sabu-sabu atau narkoba dan semacamnya, sobis atau penipuan dunia maya ataupun dunia nyata, sabung ayam atau hewan lainnya, dan seks bebas asusila atau prostitusi offline maupun online, maka pada kesempatan ini izinkan kami selaku khatib untuk membahas masalah tersebut.
Jama’ah yang dimuliakan Allah Ta’ala
Suatu contoh kebaikan yang dilakukan oleh bupati sidenreng rappang atau kabupaten sidrap sulawesi selatan yang telah membuat surat edaran tanggal 29 april 2024 gerakan peduli 4S yaitu sabu-sabu, sobis, sabung ayam, dan seks bebas dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Demikian itu setelah memperhatikan penyampaian petisi majelis ulama indonesia bersama ormas Islam dan perguruan tinggi se-kabupaten sidrap tentang maraknya 4S itu. Dalam surat edaran tersebut mencakup beberapa hal, di antaranya:
Menjadikan 4S sebagai musuh bersama, menjadikannya sebagai materi ceramah dan khutbah jumat, menghimbau untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib jika menemukan atau indikasinya, himbauan kepada pemilik kost dan penginapan lainnya untuk memasang spanduk larangan berbuat asusila, selektif dalam menerima tamu, khususnya yang berlainan jenis kelamin, dan seterusnya.
Kaum muslimin rahimakumullah
Sungguh tidaklah sesuatu dilarang dalam Islam kecuali ada banyak hikmah, di antara hikmah dilarangnya mengkonsumsi khamr, sabu-sabu, narkoba, narkotika dan lainnya yang buruk, agar fisik dan psikis seseorang tetap terjaga dengan baik, begitupun akal, pikiran, ingatan, hati, jiwa, mental tetap sehat dan jernih.
Allah Ta’ala berfirman,
وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ
“Dan Allah menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”. (Qs. Al-A’raf: 157)
Kemudian penipuan, baik yang dilakukan di dunia nyata maupun dunia maya internet atau sosial media lainnya, yang namanya penipuan merupakan ciri khas kaum munafiqin
يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَمَا يَخۡدَعُونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ
Mereka mau menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. (Qs. Al-Baqarah: 9)
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا، وَالْمَكْرُ وَالْخِدَاعُ فِي النَّارِ
“Barangsiapa yang menipu kami, maka ia tidak termasuk golongan kami. Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka” (HR. Ibnu Hibban, shahih al-Albany).
Jama’ah Jumat yang dimuliakan Allah Ta’ala
Lanjut ke sabung ayam atau hewan lainnya, membuat pertarungan antara hewan atau mengadu binatang juga terlarang dalam islam, dalam sebuah hadis yang sanadnya lemah namun makna hadisnya benar,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ التَّحْرِيشِ بَيْنَ الْبَهَائِمِ
Rasulullah ﷺ melarang mengadu binatang. (HR. Abu Daud 2562, Tirmidzi 1708, dan lainnya).
As-Syaukani rahimahullah ketika menyebutkan hadis ini mengatakan,
ووجه النهي أنه إيلام للحيوانات وإتعاب لها بدون فائدة بل مجرد عبث
Sisi larangannya karena adu binatang akan menyakiti binatang, membebani mereka tanpa manfaat, hanya kesia-siaan saja. (Nailul Authar, 8/99)
Lalu tentang prostitusi, asusila, pelacuran, perselingkuhan, perzinahan dan seterusnya adalah suatu dosa besar yang di dalam islam sangat dilarang bahkan hukumannya sangat berat. Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (Qs. Al-Isra: 32)
Jika jalan menuju zina dilarang, maka intinya yaitu zina itu sendiri lebih dilarang keras, untuk itu pintu-pintu yang mengarah keperzinahan ditutup rapat-rapat seperti halnya berduaan dan bersentuhan. Wallahu a’lam
Ma’asyiral muslimin jama’ah Jumat rahimakumullah
Demikian khutbah pertama, masih banyak hal tentang 4S tadi, jangan lupa doakan kebaikan untuk saudara-saudari kita di Palestina, semoga Allah mewafatkan kita semua dalam keadaan husnul khatimah, aamiin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ الله مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَاالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Khutbah Kedua
الْحَمْدُ للهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيقِهِ وَامْتِنَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ تَعْظِيمًا لِشَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الدَّاعِي إِلَى رِضْوانِهِ
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسࣱ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدࣲۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰۤىِٕكَتَهُۥ یُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِیِّۚ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَیۡهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسۡلِیمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى، والتُّقَى، والعَفَافَ، والغِنَى
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبۡحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلۡعِزَّةِ عَمَّا یَصِفُونَ وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلۡمُرۡسَلِینَ وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِینَ
Penulis: Tim Ilmiyah Yayasan Amal Jariyah Indonesia
