♻ Pertanyaan❓
Saya mau nanya, jika seorang anak yang sudah hijrah, namun orang tuanya masih melakukan kesyirikan di dalam rumah, Apakah anak tersebut ikut berdosa, dan bagaimana cara kita menghindarinya?
♻ Jawaban📮
Terhadap kasus yang anda hadapi, maka saran kami, tetaplah anda komitmen untuk hijrah, dan tidak boleh bagi anda taat kepada siapa pun dalam perbuatan dosa kepada Allah
Dalil tentang hal ini adalah sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam,
لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِيْ مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ إِنَّمَا الطَّاعَةَ فِي الْمَعْرُوْفِ
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu dalam kebaikan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari shahabat ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu)
Adapun perbuatan orang tua yang berbuat kesyirikan maka tanggungan dosanya bagi mereka bukan pada anda,
“Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.” (Surah al-An`am 6:164)
Yang Anda harus lakukan adalah tetap memperlihatkan sopan santun dan budi pekerti yang baik kepada kedua orang tua, dan berusaha meminta orang yang terpandang untuk menasehati orang tua anda, atau membuat pengajian di rumah, atau memperdengarkan ceramah yang membahas masalah tersebut, atau semisalnya yang bisa dilakukan dengan hikmah. Wallahua’alam
🔰 Dijawab Oleh
Ust. Ardian Kamal, Da’i Kantor Dakwah Kota Riyadh, Arab Saudi.
📡 Disebarluaskan oleh
Yayasan Amal Jariyah Indonesia
Mitra Terbaik Investasi Akhirat Anda
📲 Read & Share
—————————
Kumpulan Tanya Jawab Jariyah Channel Dapat di lihat pula di SINI