YAJI (6/5/2017) Dalam rangka menyikapi kurang bijaknya para Da’i dalam menyikapi fenomena umat dalam menyampaikan risalah dakwah islam. Markaz Inayah kota Riyadh , Arab Saudi, pada hari kamis lalu (4/5/ 2017), mengadakan kegiatan pelatihan “Da’i yang Berpengaruh” dengan menghadirkan syekh Dr. Muhammad Al Arify, sebagai pemateri utamanya.
Kegiatan yang diadakan di Aula Skill Training Center Kota Riyadh, Arab Saudi. Dihadiri oleh belasan da’i-da’i asal Indonesia yang sementara bermukim di Arab Saudi guna menuntut ilmu atau aktifitas lainnya, tak tertinggal Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia (YAJI), Ust. Ardian Kamal, yang turut serta mengambil faedah dalam kegiatan ini.
Dalam peatihannya, Syehk Al Arfy, menitik beratkan pada bagaimaan Da’i harus betul-betul memahami kondisi objek dakwahnya dan tidak memaksakan suatu kebenaran yang diyakininya. Menurutnya seorang Da’i juga harus memperhatikan tahapan objek dakwahnya, beliau memberikan contoh pelarangan minuman keras (khamr) dalam islam diturunkan secara bertahap demikian pula dakwah-dakwah para sahabat yang diutus diberbagai tempat untuk menyampaikan risalah islam. Beliau juga menyampaikan bahwa seorang Da’i harus cerdas dalam menimbang maslahat dan mudharat dalam dakwahnya dan harus menghargai perbedaan pendapat yang ada untuk menjadikan dakwah yang dibawahnya perlahan lahan bisa diterima. “Jika kita berbeda pada 10% maka fokuslah dakwah pada 90% yang kita tidak berbeda dengannya (terj.)” Ungkap syaikh Al Arfy.
Syehk Al Arfy merupakan Da’i yang dikenal memiliki kepiawaian dakwah yang diakui oleh negara-negara arab dan juga sangat aktif berdakwah ke negara-negara di benua Eropa. Beliau dikenal memiliki retorika dakwah yang sangat baik. Beliau juga merupakan salah seorang Da’i yang aktif dalam dunia kepenulisan. Diantara tulisan beliau yang sudah diterjemah ke dalam bahasa indonesia dengan judul ” enjoy your life”.