♻ Pertanyaan❓
Apakah boleh kita membaca Al-Qur’an dengan suara dalam hati???
♻ Jawaban📮
Tidak dikatakan membaca jika tidak menggerakkan lidah dan mengeluarkan huruf sesuai tempat keluarnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk membaca Alquran dengan cara membatin (di baca di hati) .
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ
“Bukan termasuk bagian kami, orang yang tidak yataghanna terhadap Alquran.” (HR. Bukhari no. 7089)
Sebagian perawi menambahkan:
يَجْهَرُ بِهِ
“Menampakkannya”
Makna yataghanna:
Imam Nawawi mengatakan, “Makna hadis menurut Imam Syafi’i, ulama madzhab syafi’iyah, dan banyak ulama dari berbagai bidang ilmu, maknanya adalah memperbagus suaranya terhadap Alquran.” (Syarh Shahih Muslim, 6:78)
Kemudian makna tambahan ; melafalkannya
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah juga pernah ditanya hal serupa, beliau menjawab, “Qira’ah itu harus dengan lisan. Jika seseorang membaca bacaan-bacaan shalat dengan hati saja, ini tidak dibolehkan. Demikian juga bacaan-bacaan yang lain, tidak boleh hanya dengan hati. Namun harus menggerakan lisan dan bibirnya, barulah disebut sebagai aqwal (perkataan). Dan tidak dapat dikatakan aqwal, jika tanpa lisan dan bergeraknya bibir.” (Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin, 13:156). Wallahua’alam
🔰 Dijawab Oleh
Ust. Ardian Kamal, Da’i Kantor Dakwah Kota Riyadh, Arab Saudi.
📡 Disebarluaskan oleh
Yayasan Amal Jariyah Indonesia
Mitra Terbaik Investasi Akhirat Anda
📲 Read & Share
—————————
Kumpulan Tanya Jawab Jariyah Channel Dapat di lihat pula di SINI