إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَاقَّدُموا وَءَاثَارَهُمْ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُّبِينٍ
وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ
إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ
Artinya:
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu”.
Penjelasan tadabbur ayat:
Ayat ini mengisahkan tentang perumpamaan yang disampaikan oleh Allah azza wa jalla tentang 3 orang utusan yang Allah utus ke seuatu negeri. Beberapa hal yang dapat ditadabburi dari Q.S Yaasin ayat 12-14 tersebut adalah:
- Ayat ini memberikan gambaran tentang adanya kehidupan setelah kematian
- Allah azza wa jalla menjelaskan tentang adanya catatan-catatan kehidupan yang telah Allah tetapkan berdasarkan ilmunya (laul mahfuzh), serta adanya catatan-catatan kehidupan yang dibuat oleh Malaikat berdasarkan kejadian-kejadian yang terjadi.
- Hendaknya memperbaiki diri untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupan akhirat
- Berusaha untuk senantiasa mempersiapkan amalan yang terus menerus mengalir pahalanya
- Menegaskan adanya kebangkitan dan pertanggungjawaban atas perbuatan kita (baik yang dilakukan ataupun dampak yang akan dirasakan).
- Mempertimbangkan dampak dunia dan akhirat tentang perbuatan anda sebelum melakukannya
- Tidak bolehnya seseorang atau sekelompok orang mendustakan rasul, karena hal tersebut merupakan sifat tercela dari bani Israil
- Pentingnya memperkenalkan diri pada suatu agenda utusan (SOP utusan)
- Pentingnya pencatatan dalam kegiatan (notulensi), agenda, hingga realisasi
- Pentingnya untuk tidak bersendirian dalam melakukan suatu agenda kegiatan (utusan dakwah, dll)
- Akan senantiasa ada golongan yang berjuang di jalan Allah dan akan senantiasa ada golongan para penentang atau pendusta
- Kabar gembira bagi orang-orang yang menerima seruan Rasul, dan kabar buruk bagi orang-orang yang mendustakan seruan Rasul.
- Pentingya dakwah dengan perumpamaan, contoh, dan kisah-kisah.
- Karakter penduduk suatu daerah terpencil (Ashabul Qaryah) sulit menerima ajakan (dakwah), maka dibutuhkan strategi yang tepat.
- Jika visi itu mulia dan pantas untuk diperjuangkan, maka jangan pernah menyerah. Karena akhir yang baik, telah menanti Anda.
Demkian beberapa tadabbur Q.S Yasin ayat 12 – 14 yang dilakukan oleh Pimpinan dan staff yayasan Amal Jariyah Indonesia pada hari rabu, 24 Juli 2019 di kantor Yayasan Amal Jariyah. Semoga memberikan banyak manfaat bagi para pembaca. Untuk mendapatkan manfaat dan pahala yang lebih besar, silahkan menyebarluaskannya. Barakallahufiikum.